RSS

TENAGA DALAM

23 Jun

inner power man

Banyak orang yang penasaran tentang tenaga dalam dan tidak sedikit orang yang menginginkan dengan berbagai  alasan seperti untuk kesehatan, perlindungan diri,  kesaktian dan lain sebagainya.  Sebenarnya apa sih tenaga dalam itu …. Dan bagaimana cara mempelajarinya ?

Dalam tulisan ini kami hanya sharing pengalaman saja bukan untuk bermaksud menggurui apalagi untuk gagahan pamer ilmu. Ketertarikan saya terhadap tenaga dalam berawal ketika saya menyukai filem-filem silat yang pada waktu itu sedang maraknya di bioskop layar tancap seperti Saur Sepuh, Tutur Tinular, Jampang, yang dibintangi oleh aktor-aktor laga seperti Fendy Pradana, Lamting, Barry Prima dsb. Sejak Kecil memang menyukai silat, pertama kali belajar gerakan-gerakan silat ketika acara perpisahan kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah, saat itu masih berusia 10 tahun tampil di panggung untuk memeragakan jurus-jurus silat yang diajarkan oleh guru untuk memeriahkan acara perpisahan.  Seiring perjalanan waktu rasa penasaran terhadap tenaga dalam masih begitu kuat, untuk memenuhi rasa penasaran tersebut saya harus pindah-pindah kampung untuk belajar silat aliran bawean mungkin siapa tahu ada guru yang mengajari tenaga dalam, namun dari empat guru yang mengajari  silat tidak ada satupun yang mengajari tenaga dalam seperti dalam filem-filem hanya saja di beri doa dan mantra untuk keselamatan dan menjaga diri.

Rasa penasaran terus berlanjut hingga ke bangku kuliah, pada tulisan kali ini penulis akan membahas tenaga dalam berdasarkan pengalaman  dalam belajar tenaga dalam dan pernafasan yang  penulis pelajari dari keilmuan tenaga dalam nur ilahi ( asmak khodam malaikat), tenaga dalam jakfar shodiq, pernafasan sidayu, pernafasan daichi, pernafasan energy shakti dan beberapa pernafasan yang lain.

Tenaga Dalam atau Kracth / Inner Power / Prana ( orang jepang menyebutnya Ki, orang china menyebutnya Chi ) adalah suatu ungkapan dari energy yang tidak bisa dilihat yang dibangkitkan dari dalam diri seseorang sehingga memiliki kemampuan diatas rata-rata kemampuan orang pada umumnya.  Pada dasarnya setiap orang memiki kemampuan tenaga dalam yang berada pada tubuhnya namun tenaga dalam itu tidak bangkit karena memang tidak di bangkitkan.  Tenaga dalam bisa bangkit dengan sendirinya pada kondisi tertentu misalnya orang mengalami ketakutan yang berlebihan pada saat dikejar anjing sehingga bisa melompat pagar yang tinggi, bisa mematahkan penghalang yang ada di depannya dan kemampuan lain yang tiba-tiba muncul secara mendadak.  Selain itu tenaga dalam juga bisa di bangkitkan melalui latihan.

Latihan untuk membangkitkan tenaga dalam dibagi menjadi dua yaitu :

1.Tenaga Dalam Metafisik

Adalah tenaga dalam yang dibangkitkan dengan olah spiritual melalui meditasi, puasa, wirid, mantra, doa yang dibaca terus menerus  dalam jangka waktu tertentu. Sehingga dengan olah wirid dan mantra tersebut timbul getaran-getaran energi  dari tubuhnya.  Biasanya Proses belajar Tenaga Dalam Metafisika ini melalui Proses Inisiasi, Pembukaan Jalur Chakra (eterik) namun Tenaga Dalam Metafisika ini kurang efektif jika digunakan untuk Tarung Jalanan atau pertandingan full body contact tapi bisa efektif pada saat kondisi tertentu misalnya ketika  manusia sudah tidak menemukan jalan lain dan dia memasrahkan seluruh jiwa raganya kepada Tuhannya penyerang yang menyerang dari belakang tanpa sebab terpental dengan sendirinya atau ada panah nyasar  yang mengarah pada dirinya namun karena getaran energy metafisika panah tersebut tidak melukainya. dsb

2. Tenaga Dalam Fisik

Tenaga dalam yang dibangkitkan melalui olah nafas yang ditekankan pada dada, atau pada solar plexus di perut. Olah nafas itu biasanya menggunakan pola pernafasan tertentu misalnya pernafasan segitiga, pernafasan segi empat dll. Tenaga Dalam Fisik ini tanpa Proses Inisiasi namun efektif untuk Real Combat atau pertandingan full body contact.

Pernafasan Tenaga Dalam Fisik di bagi menjadi dua jenis yaitu pernafasan Defensive ( bertahan ) dan Pernafasan Offensive ( menyerang ) . pernafasan defensive dengan cara menahan nafas dan mengarahkan konsentrasi dan kontraksi otot pada daerah-daerah tertentu, jika diarahkan pada satu bagian tubuh disebut one lock. Jika diarahkan pada seluruh tubuh disebut full lock. Pernafasan Offensive hampir sama dengan pola defensive hanya saja konsentrasi diarahkan pada bagian-bagian tubuh tertentu untuk menyerang, misalnya diarahkan ke tangan atau kaki untuk mematahkan kikir atau menghancurkan bata.

Seringkali kita melihat demo tenaga dalam yang saling terpental, bagaimana itu bisa terjadi ? demo semacam itu adalah salah satu atraksi dari perguruan untuk menarik siswa baru. Para praktisi tenaga dalam yang saling terpental itu karena sama-sama menahan nafasnya sehingga tubuhnya saling terdorong ke belakang. Jika salah satu tidak menahan nafas maka tidak akan ada yang terpental. Itulah kenapa saya lebih suka menyebut tenaga dalam itu sebagai ilmu abu-abu karena antara ada dan tiada.

Belajar tenaga dalam banyak memberi mamfaat seperti untuk kesehatan, perlindungan diri,  kewibawaan, emosi yang stabil ; para praktisi tenaga dalam tidak cepat naik darah ( marah ) hal ini dikarenakan hasil dari proses latihan nafas yang teratur  berbeda dengan orang pada umumnya yang tidak belajar tenaga dalam emosinya cepat terpancing sehingga nafasnya tersengal-sengal di dadanya yang berakibat pada naiknya darah dan menegangnya urat-urat syaraf pada akhirnya akan menyebabkan penyakit seperti stroke, darah tinggi  dsb.

~~

O, Tuhan yang menerangi semua loka,
terangilah daku,

supaya dapat kutentukan,

 apa yang baik bagiku,

yang mesti kulakukan,

dan apa yang tidak baik yang mesti kuhindari ~

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 23/06/2012 in martial art, spiritual

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: