RSS

Tentang Aura

05 Jul

Mirip kamu pasti jodoh…!!!

Pernahkah anda mendengar ungkapan seperti itu… kenapa orang yang berjodoh ( suami-istri ) wajahnya makin lama makin mirip ???…
shaman-aura2

Jika kita melihat pasangan suami istri yang hidupnya bahagia, tentram dan damai dalam menjalani biduk rumahtangganya wajahnya semakin lama semakin mirip. Mungkin pasangan suami istri itu tidak sadar tapi orang lain yang melihatnya yang “sadar”.

Atau… pernahkah anda ketika pertama kali bertemu ( melihat ) orang yang baru dikenal timbul perasaan yang mengatakan “ sepertinya saya kenal dengan orang ini..entah dimana “. Atau hati anda mengatakan “ orang ini kelihatan baik ..“    sehingga anda bisa berteman dengannya dengan tulus.  Kenapa bisa begitu !!!…. tahukah anda bahwa  setiap mahluk hidup memiliki denyut  energi  dan di kelilingi oleh medan elektromagnetik  yang dikenal sebagai aura.

Aura adalah medan energy yang mengelilingi badan manusia yang memiliki tujuh lapisan warna yang terdiri dari warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu. Masing-masing warna ini memiliki makna tersendiri ( untuk mengetahui makna masing-masing aura silahkan baca tulisan paling bawah ). Aura tersusun dari materi yang dikenal sebagai bioplasma, bioplasma ini dibentuk untuk badan fisik yang berfungsi mempertahankan bentuk, rupa, dan sifat-sifat walaupun terjadi metabolisme berkelanjutan selama bertahun-tahun.

Aura berisi cetak biru yang menjadi acuan membentuk dan menjangkarkan badan fisik. Aura berisi struktur yang membuat kita dapat menyerap energy dengan frekuensi tinggi dari berbagai jenis, termasuk energy kekuatan hidup yang vital yang disebut Prana.

Prana diserap kedalam fisik lewat pusat energy yang disebut chakra ( cakra).  Cakra ini mempermudah energy mengalir masuk dan keluar. Cakra juga mendistribusikan prana dan mengendalikan serta membuat organ menjadi bertenaga. Prana juga bertanggung jawab untuk mengaktifkan psikis.

Karakteristik aura sebagai berikut :

  • Setiap aura mempunyai frekuensinya sendiri
  • Setiap aura berinteraksi dengan medan aura dari orang lain
  • Medan energy manusia juga berinteraksi dengan binatang, tanaman, mineral, dan medan energy yang lain
  • Semakin lama dan semakin akrab kontaknya, semakin banyak pertukaran energy

Pertukaran dalam aura mempengaruhi aspek fisik, mental, emosional dan spiritual dan demikian pula sebaliknya.

Ada beberapa hal penting yang berkaitan dengan aura :

  • Aura manusia selalu berubah-ubah sesuai dengan kedewasaan kepribadian seseorang (tetapi aura dasar tidak berubah ).
  •  Aura manusia berwarna-warni sesuai dengan kepribadian dan kehidupan seseorang. Masing-masing warna aura menunjukkan kepribadian yang berbeda.
  • Panjang pendeknya aura dapat dideteksi dengan indra peraba kulit maupun dengan tongkat deteksi.
  • Aura seseorang dapat mempengaruhi maupun dapat dipengaruhi oleh lingkungan sehingga dapat bertambah maupun dapat berkurang karena faktor lingkungan.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar pancaran aura tetap cemerlang, diantaranya :

  1.   Makan makanan yang halal, baik dan tidak berlebihan.
  2.  Olahraga yang cukup dan teratur.
  3.  Memenuhi kebutuhan tubuh akan udara segar.
  4.  Istirahat dengan cukup, mengurangi rokok, alkohol dan obat terlarang.
  5.  Mengurangi gerak hati, gerak pikir dan kegiatan-kegiatan yang buruk.
  6.  Mengurangi sikap hati yang kasar, mudah emosi dan memperbanyak rasa kasih sayang.

Latihan Untuk Merasakan Aura

Latihan ini membantu anda menyelaraskan medan energy anda sendiri dan menjadi lebih sadar mengenai aura atau medan elektromagnetik anda sendiri. Ketika anda melakukan latihan ini anda akan merasakan sensasi tertentu yang mengalir  diantara jari-jari dan telapak tangan anda. Sekarang cobalah sebagai berikut :

  1. Duduk di kursi atau di lantai. Pejamkan mata anda dan tarik nafas dalam-dalam sebanyak tiga kali, kendurkan semua saraf, leher dan tenangkan pikiran, buatlah anda serileks dan senyaman mungkin
  2. Sekarang letakkan tangan anda didepan badan dengan rileks, telapak tangan sedikit dilengkungkan dan saling berhadapan. Buatlah jarak diantara tangan anda sekita 30 cm (12 inci). Rileks dan bernafas secara alami, biarkan perut anda naik dan turun bersama dengan nafas yang keluar masuk. Dengan mata tertutup amati dari dalam ketika energy terbentuk diantara kedua tangan. Lakukan ini selama 2 sampai 5 menit. Sekarang perlahan-lahan gerakkan tangan anda saling mendekat, tetap pertahankan ruang diantaranya. Sadari medan energy yang ada diantara tangan anda ketika tangan bergerak mendekat ; anda akan merasakan adanya tenaga yang melawan.
  3. Bermainlah dengan ruang diantara tangan anda, dekatkan keduanya dan kemudian pisahkan. Perhatikan sensasi apapun yang anda rasakan ditangan anda. Anda mungkin merasakan adanya rasa geli dan tekanan, semakin hangat , atau gatal, seperti listrik statis atau juga seperti buntalan kapas halus.
    1. Melihat Aura Dengan Jari Tangan

    Carilah tembok yang berwarna putih, lalu duduklah dengan tenang pada jarak 1/2 meter dari tembok. Ambil nafas sebanyak mungkin dan tahan selama mungkin. Lakukan sebanyak 5 kali. Gosoklah kedua telapak tangan hingga terasa hangat. Tempelkanlah masing-masing jari tangan kanan dan kiri saling berpasangan. Letakkanlah kedua tangan yang masih berpasangan tadi 30 cm didepan mata dengan latar belakang tembok berwarna putih. Renggangkanlah perlahan-lahan kedua telapak tangan saling menjauh. Perhatikanlah, antara kedua ujung jari tadi akan mengeluarkan garis cahaya putih. Itulah aura yang memancar dari ujung jari kita.

    2. Melihat Aura Dengan Telapak Tangan

    Tariklah nafas dan gosokkanlah kedua telapak tangan seperti pada cara No. 1. Tempelkanlah salah satu telapak tangan pada tembok yang berwarna putih. Tariklah nafas, tahan dan hembuskanlah. Lepaskan telapak tangan dari tembok. Amatilah bekas telapak tangan yang tertinggal ditembok. Itulah aura yang memancar dari telapak tangan dan lama kelamaan akan larut dalam aura alam.


    3. Melihat Aura Diri Sendiri

    Letakkanlah cermin besar dihadapan kita. Duduklah dengan tenang. Usahakanlah latar belakang tembok berwarna putih dan penerangan berupa lampu neon. Tariklah nafas sebanyak mungkin dan tahanlah selama mungkin. Ulangilah sebanyak 5 kali. Tataplah bayangan diri kita yang ada dicermin. Pandangan mata diusahakan tidak melihat tubuh maupun bayangan tubuh, namun lihatlah batas tepian kepala dengan latar belakang tembok. Setelah pandangan mata kita terfokus, maka perlahan-lahan dari kepala dan bahu akan keluar cahaya aura kita. Sinar yang pertama kali terlihat, biasanya berwarna putih. Putih ini biasanya bukan merupakan warna aura kita yang sesungguhnya, melainkan dari warna aura yang sesungguhnya. Tataplah terus sampai kita melihat warna lain yang tidak berubah. Setelah berhasil, mulailah untuk melihat aura orang lain.

4. Melihat Aura Orang Lain

Mintalah bantuan seseorang yang akan menjadi objek untuk berdiri didepan tembok yang berwarna putih. Usahakanlah penerangan didalam ruangan dibuat remang-remang atau redup. Berdirilah lebih kurang 3 meter didepan objek. Fokuskanlah pandangan mata pada bagian tepi kepala dan bahu objek. Perlahan-lahan akan keluar sinar aura dari tepi kepala objek. Fokuskanlah pandangan pada seluruh tepian tubuh objek, maka seluruh tubuh objek akan memancarkan warna aura.

Warna Aura dan Artinya :

  1. Ungu, …. tingkat pencapaian kerohanian, hubungan Illahi, mistik. Terletak pada kelenjar pituitari atau ubun-ubun.
  2. Nila, …. kebijaksanaan mendalam, bersifat seni, penguasaan diri dan selaras dengan alam. Terletak di kelenjar pineal atau jidat.
  3.  Biru, … bermental kuat, kecerdasan dan pemikir nalar.
  4.  Biru gelap, … merupakan sifat curiga. Terletak di otak.
  5.  Hijau,  …keseimbangan, harmoni, penyembuhan dan mudah menyesuaikan diri.
  6.  Hijau gelap, …penuh tipuan, licik. Terletak di leher.
  7.  Kuning, …kasih sayang, baik hati, belas kasihan dan optimis
  8.  Kuning gelap, …curiga dan tamak. Terletak di jantung.
  9.  Oranye, …energi dan kesehatan tubuh, berhubungan dengan penyakit dan vitalitas fisik yang rendah.
  10.  Oranye gelap, …memperlihatkan kecerdasan yang rendah. Terletak di lambung dan limpa.
  11.  Merah, …kehidupan jasmaniah, ambisi dan penuh birahi.
  12. Merah gelap, …ganas dan penuh nafsu.
  13. Merah muda (pink), …kasih tanpa pamrih, kelembutan hati, sopan santun. Terletak di bawah pusar.
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 05/07/2012 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: